C

14 artikel

Cara Mendapatkan Pendapat Kedua dan Surat Rujukan
Lainnya

Menjelaskan cara mendapatkan pendapat kedua di bidang oftalmologi, cara memperoleh surat rujukan (surat informasi medis), biaya, dan sistem asuransi. Merangkum kapan pendapat kedua bermanfaat, misalnya saat memutuskan perlu tidaknya operasi, mendiagnosis penyakit yang sulit diobati, atau setelah menerima penjelasan penting, serta poin-poin agar dapat dimanfaatkan dengan baik.

Cara yang benar menggunakan obat tetes mata dan jeda antar beberapa tetes (How-to-Use-Eye-Drops-Correctly-and-Multiple-Drop-Intervals)
Lainnya

Menjelaskan cara memakai obat tetes mata dengan benar, termasuk alasan cukup satu tetes setiap kali, aturan jeda 5 menit saat memakai beberapa tetes, pentingnya menekan kantung air mata, urutan penetesan, dan cara mencegah efek samping sistemik.

Cedera Mata Akibat Laser Kosmetik
Retina dan vitreus

Cedera mata yang jarang namun serius akibat prosedur laser kosmetik seperti hair removal, penghapusan tato, dan facial resurfacing. Dapat menyebabkan berbagai gangguan dari segmen anterior hingga posterior mata.

Cedera Mata Akibat Sengatan Lebah (Ocular Bee Injuries)
Kornea dan mata eksternal

Cedera mata akibat sengatan lebah atau tawon adalah gangguan mata yang disebabkan oleh sengatan, dan dapat menyebabkan komplikasi seperti keratitis toksik, neuritis optik, glaukoma, dan katarak. Pengangkatan sengat, terapi steroid, dan pemantauan ketat sangat penting.

Cedera Mata Akibat Senjata Api
Trauma mata

Penjelasan tentang epidemiologi, diagnosis, pengobatan, dan pencegahan cedera bola mata dan orbita akibat senjata api (pistol, senapan, senapan angin, dll).

Cedera Mata Laser (Kerusakan Retina)
Trauma mata

Menjelaskan patologi, gejala, diagnosis, dan pengobatan cedera mata akibat laser pointer, laser kosmetik, dan laser medis. Dapat menyebabkan berbagai gangguan mulai dari kerusakan fototermal dan fotomekanis retina hingga neovaskularisasi koroid.

Cedera Otak Anoksik di Bidang Oftalmologi
Neuro-oftalmologi

Cedera otak anoksik (ABI) menyebabkan kerusakan permanen pada sistem visual akibat penurunan suplai oksigen ke otak, mengakibatkan gejala oftalmologis seperti kebutaan kortikal, hemianopsia homonim, dan gangguan gerakan mata. Dijelaskan patofisiologi, diagnosis, dan rehabilitasi.

Cincin Ascher
Kornea dan mata eksternal

Temuan kornea yang sangat jarang pertama kali dilaporkan oleh Ascher pada tahun 1964. Menunjukkan kekeruhan annular bilateral simetris dengan diameter 7-8 mm di stroma kornea perifer tengah. Tidak mempengaruhi penglihatan dan tidak memerlukan pengobatan. Dianggap sebagai diagnosis eksklusi.

Cincin Imun Wessely
Kornea dan mata eksternal

Cincin Imun Wessely adalah infiltrasi sirkumferensial steril yang terjadi sebagai reaksi imun di dalam stroma kornea terhadap antigen asing. Muncul bersamaan dengan keratitis infeksius (Pseudomonas, Acanthamoeba, herpes, dll.) atau faktor non-infeksius (lensa kontak, terapi laser, dll.), dan aktivasi komplemen yang dimediasi kompleks imun merupakan inti patogenesisnya.

Cincin intrakornea (Intacs・ICRS)
Koreksi refraksi

Segmen cincin kornea (ICRS) adalah operasi untuk memperbaiki bentuk kornea pada ektasia kornea seperti keratokonus dan degenerasi kornea perifer jernih, dengan memasukkan implan melengkung ke dalam stroma kornea. Efek pemendekan busur meratakan kornea sentral dan mengurangi astigmatisme ireguler. Kombinasi dengan cross-linking kornea (CXL) memberikan efek sinergis dalam menghentikan progresi dan memperbaiki bentuk.

Computational Fluid Dynamics dalam Oftalmologi (CFD in Ophthalmology)
Glaukoma

Menjelaskan tren penelitian terbaru dalam aplikasi Computational Fluid Dynamics (CFD) di bidang oftalmologi, termasuk analisis dinamika aqueous humor, simulasi distribusi obat intravitreal, evaluasi tegangan geser setelah iridotomi laser, dan model perpindahan panas lensa.

COVID-19 dan Manajemen Glaukoma
Glaukoma

Membahas dampak pandemi COVID-19 pada perawatan glaukoma, termasuk pengenalan telemedis dan tantangannya, keterbatasan pemeriksaan klinis, perubahan kepatuhan pengobatan, dan transformasi dalam prosedur operasi.

Crocodile Shagreen
Kornea dan mata eksternal

Degenerasi kornea jinak yang ditandai dengan munculnya kekeruhan abu-abu keputihan poligonal di lapisan posterior stroma kornea seiring bertambahnya usia. Penampilannya menyerupai kulit buaya, namun tidak bergejala dan tidak memerlukan pengobatan.

Crosslinking Kornea (CXL)
Kornea dan mata eksternal

Penjelasan rinci tentang cross-linking kornea (CXL): indikasi, teknik bedah (Protokol Dresden, CXL dipercepat, PACK-CXL), efektivitas, komplikasi, dan penelitian terbaru. Prosedur invasif minimal yang menghentikan perkembangan keratoconus progresif dan ektasia kornea pasca-LASIK.